Mediakitakini.online|-LABUHANBATU, - Bukan adu pena, tapi adu otak. Di Hari Kemerdekaan ke-81, GRIB JAYA Kabupaten Labuhanbatu memilih merayakannya dengan cara berbeda: menggelar Turnamen Catur Antar Wartawan.
Ajang yang berlangsung meriah di Cafe Marsuo, Jalan Aek Tapa, Rantauprapat, Sabtu (8/8/2026) ini diikuti 42 insan pers dari berbagai media cetak dan siber se-Labuhanbatu. Papan catur jadi arena baru untuk menguji ketajaman analisis para "penjaga demokrasi" itu.
Ketua GRIB JAYA Labuhanbatu, Ahmad Putra Lubis, menegaskan kegiatan ini bukan sekadar cari juara.
"Ini wujud nyata silaturahmi. Kita ingin membuktikan, wartawan dan GRIB JAYA bisa duduk satu meja, adu strategi dengan kepala dingin dan hati yang sportif," ujarnya.
“Kemenangan Bukan Segalanya, Tapi Integritas"
Turnamen ini sengaja dikemas berbeda. Dewan juri langsung diturunkan dari Percasi Labuhanbatu yang dipimpin Budi, dengan sistem pertandingan standar internasional dan perhitungan akumulasi poin.
"Kami tekankan 3 hal: sportivitas, kejujuran, dan kedisiplinan. Di papan catur seperti di lapangan berita. Yang menang bukan yang paling keras, tapi yang paling teliti dan jujur," tegas Budi saat memberi arahan teknis.
Ketua Panitia, Idris Tanjung, menambahkan bahwa kegiatan ini juga untuk memutus stigma bahwa wartawan hanya bisa menulis.
"Ternyata di luar liputan, rekan-rekan juga punya strategi, punya kesabaran, dan punya mental juara," katanya.
Fiktor Situmorang Keluar Sebagai Raja Papan Catur
Pertarungan berlangsung sengit selama beberapa jam. Adu taktik, adu psikologi, dan sesekali diwarnai sorak sorai penonton.(Red/R).
