-->

Notification

×

Dari Evaluasi Nasional ke Pembenahan Daerah: Cipayung Plus Tanjungbalai Apresiasi Pemko dan Polres, Dorong Kinerja Lebih Nyata

Jumat, 23 Oktober 2026 | Oktober 23, 2026 WIB Last Updated 2026-10-23T13:24:05Z
Mediakitakini.online|-Tanjungbalai|- Aliansi Cipayung Plus Kota Tanjungbalai yang terdiri dari HIMMAH dan KAMMI menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk mengevaluasi dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka sekaligus memberi masukan strategis bagi pembangunan Kota Tanjungbalai, Jumat (23/10/2026). 

Forum ini menjadi ruang mahasiswa mengkaji persoalan publik secara kritis dan mendorong perbaikan kebijakan yang berpihak pada masyarakat.

Dalam diskusi tersebut, peserta membahas sejumlah isu nasional, mulai dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla), banjir di Aceh dan Sumatera, ketepatan data desil ekonomi, hingga peredaran narkoba.

Aliansi menegaskan, keberhasilan pemerintahan harus diukur dari pelaksanaan kebijakan, ketepatan sasaran program, dan dampak nyata yang dirasakan masyarakat, bukan sekadar seremonial.

Apresiasi Bukan Akhir dari Evaluasi

Dalam forum tersebut, Cipayung Plus menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Tanjungbalai dan Polres Tanjungbalai atas upaya dan kinerja dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Namun, apresiasi tidak boleh menjadi akhir dari evaluasi. Kinerja pemerintah dan aparat penegak hukum tetap harus ditinjau secara objektif agar pelayanan semakin baik dan kepercayaan publik terus diperkuat.

" Sikap kritis bukan berarti menolak kerja sama. Mahasiswa bisa menjadi mitra dialog sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial secara independen," tegas perwakilan aliansi.

Pemko Tanjungbalai Didorong Berani Berbenah

Untuk pembangunan Kota Tanjungbalai, Cipayung Plus mendorong Pemko tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan program, tetapi pada hasil yang terukur dan manfaat yang dirasakan warga.

Beberapa dorongan yang disampaikan, yakni memperkuat transparansi anggaran dan program pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperbaiki koordinasi antar OPD, serta mempercepat tindak lanjut pengaduan masyarakat.

Pemerintah daerah juga diminta memastikan program bantuan sosial berdasarkan data yang akurat dan mutakhir. Kesalahan data dapat membuat bantuan tidak tepat sasaran dan tidak menjangkau warga yang benar-benar membutuhkan.

Dari sisi lingkungan, perhatian perlu diberikan pada pengelolaan sampah, pemeliharaan drainase, pencegahan banjir, dan kesiapsiagaan bencana sesuai kewenangan daerah. Prioritas pembangunan harus disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat dan kemampuan anggaran.

Aliansi juga mendorong Pemko membuka ruang partisipasi lebih luas bagi mahasiswa dan masyarakat sipil. Aspirasi tidak cukup hanya didengar dalam forum, tetapi harus ditindaklanjuti dengan langkah jelas yang dapat dievaluasi.

Polres Diharapkan Perkuat Pemberantasan Narkoba

Kepada Polres Tanjungbalai, Cipayung Plus mendorong penguatan pencegahan dan pemberantasan narkoba melalui penegakan hukum yang profesional, edukasi kepada generasi muda, serta kerja sama dengan lembaga pendidikan, organisasi kepemudaan, keluarga, dan masyarakat.

Keamanan dan ketertiban harus berjalan bersama peningkatan kualitas pelayanan pengaduan, profesionalisme, dan keterbukaan sesuai ketentuan hukum.

Jangan Berhenti Sebagai Seremoni

Aliansi Cipayung Plus mendorong agar hasil FGD tidak berhenti sebagai diskusi dan dokumentasi, melainkan ditindaklanjuti melalui rekomendasi tertulis kepada Pemko dan Polres.

Rekomendasi tersebut diharapkan memuat persoalan prioritas, langkah perbaikan, dan mekanisme pemantauan tindak lanjutnya.

"Forum ini harus menjadi awal komunikasi berkelanjutan antara mahasiswa, pemerintah, kepolisian, dan masyarakat. Masyarakat tidak hanya butuh program yang diumumkan, tapi pelayanan berkualitas, kebijakan transparan, dan penyelesaian persoalan yang manfaatnya dirasakan," pungkasnya.(Red/R).
×
Berita Terbaru Update