Mediakitakini.online|-Medan – Pimpinan Wilayah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PW KAMMI) Sumatera Utara mengapresiasi langkah Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution yang berkantor di Kepulauan Nias. Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk komitmen nyata menghadirkan pemerintahan yang dekat dengan masyarakat sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah kepulauan, Jumat (24/7/2026).
Ketua PW KAMMI Sumut, Irham Sadani Rambe, mengatakan bahwa keputusan Gubernur Sumut berkantor langsung di Kepulauan Nias merupakan terobosan yang patut diapresiasi. Menurutnya, kehadiran pemimpin daerah di wilayah yang selama ini menghadapi berbagai tantangan pembangunan menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
"PW KAMMI Sumut mengapresiasi langkah Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution yang memilih berkantor di Kepulauan Nias. Ini bukan sekadar simbolis, tetapi menjadi bukti bahwa pemerintah hadir langsung untuk melihat, mendengar, dan menyelesaikan persoalan masyarakat di daerah kepulauan," ujar Irham.
Ia menilai, selama puluhan tahun Kepulauan Nias membutuhkan perhatian yang lebih besar dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Karena itu, kebijakan tersebut diharapkan mampu mempercepat penyelesaian berbagai program strategis, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan pendidikan, kesehatan, hingga penguatan konektivitas antarwilayah.
Irham juga berharap langkah tersebut tidak berhenti pada agenda berkantor semata, tetapi diikuti dengan percepatan realisasi program pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Nias.
"Kami berharap seluruh perangkat daerah mendukung penuh kebijakan ini sehingga berbagai persoalan yang selama ini dihadapi masyarakat Kepulauan Nias dapat diselesaikan secara bertahap. Pemerataan pembangunan harus benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat Sumatera Utara tanpa terkecuali," tegasnya.
PW KAMMI Sumut menilai pendekatan kepemimpinan yang turun langsung ke daerah merupakan langkah positif dalam memperkuat kehadiran pemerintah di tengah masyarakat serta memastikan pembangunan berjalan lebih merata di seluruh wilayah Sumatera Utara.(Red/R).
